Selasa (21/04/20) tampak suasana yang berbeda dengan biasanya. Hal ini disebabkan untuk ikut mencegah penyebaran wabah virus Covid 19. tampak di pendopo kecamatan Bandar yang duduk antri mengikuti protokoler sosial distancing. Acara yang dilaksanakan adalah pentasyarufan paket sembako dari BAZNAS kabupaten Pacitan untuk fakir miskin, guru TPA/TPQ, guru diniyah, dan guru ngaji. Penerima diutamakan adalah dari keluarga yang berdampak Covid 19 dan belum pernah menerima bantuan.

Masing – masing desa yang dihadirkan terdiri dari 8 orang fakir miskin tiap desa, dan 2 orang untuk guru ngaji TPA/TPQ maupun guru diniyah. Waktu pengambilan per desa di beri waktu sekitar 30 menit. Sementara itu paket sembako yang diberikan berupa 5 kg beras, 2 kg gula pasir, 2 kg minyak goreng, dan 5 buah mie instan. Tentunya ini juga berbeda dengan sebelumya yang biasanya dalam bentuk uang tunai . Tim yang hadir dari pengurus BAZNAS kabupaten Pacitan Drs. Sumarni HW selaku koordinator tim. (kangjoemary/bandar.news)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.