KARTU IDENTITAS ANAK

Kartu Identitas Anak (KIA) adalah identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten atau Kota. Sesuai dengan Permendagri No 2 tahun 2016 semua anak harus memiliki KIA yang bertujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara. Senin (19/08/19) Dinas Dukcapil menyelenggarakan sosialisasi tentang KIA di ruang Abdi Praja kantor kecamatan Bandar. “Fungsi utama lainnya adalah sebagai ganti dari KTP bagi yang sudah berusia 17 tahun keatas atau sudah menikah” kata Johan Perwiranto selaku pengisi materi. Dia menambahkan bahwa saat ini berhubung banyak perubahan peraturan terutama di bidang pendidikan tentang masuk jenjang sekolah bahwa sekarang sudah menggunakan sistem zonasi, maka siapapun anak yang akan mendaftar sekolah harus memakai KIA sebagai syarat disamping identitas kependudukan yang lain. Setelah materi sosialisasi selesai, diberikan langsung KIA yang sudah jadi dari permohonan kartu semua sekolah sekitar 6 bulan pengajuan. Dan diharapkan bagi pemohon yang belum jadi untuk dikoordinasikan kembali dengan Dinas Dukcapil karena blanko KIA terbatas .

Kartu Identitas yang sudah jadi baru sekitar 800 lembar. Sementara yang belum jadi diperkirakan sekitar 1.500 lembar dari 16 sekolah. Karena sudah terlalu lama menanti permohonan belum jadi diharapkan Dinas Dukcapil segera menyelesaikan percetakan kartu tersebut.(kangjoemari/bandar.news)

Updated: August 20, 2019 — 12:31 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kecamatan Bandar Kabupaten Pacitan Frontier Theme