LAUNCHING JAMKESDES

Program BPJS Kesehatan ternyata belum semua lapisan masyarakat memiliki dan bisa mempergunakan untuk berobat jika menderita sakit. Terlebih lagi di wilayah pedesaan. Ini disebabkan jika ingin memiliki kartu BPJS terlebih dahulu harus mendaftarkan dahulu satu keluarga ke kantor BPJS kabupaten yang tempatnya jauh dipusat perkotaan. Ditambah lagi saat ini bagi masyarakat merasa keberatan membayar karena penambahan biaya untuk semua kelas. Padahal jika berobat ke rumah sakit atau Puskesmas saja apapun sakitnya harus menggunakan kartu BPJS yang tiap bulan harus rutin dibayarkan melalui bank.

Jalan Baru Lereng Gunung Watudukun Desa Tumpuk – Kec. Bandar

Menyikapi hal tersebut, Sabtu (08/02/2020) bupati Pacitan Indartato menghadiri Launching Jamkesdes di desa Tumpuk kecamatan Bandar. Program ini diperuntukkan bagi semua warga masyarakat yang belum terdaftar dalam BPJS Pusat maupun reguler. Juga tidak untuk anggota Pegawai Negeri Sipil (PNS). Anggaran yang dipergunakan nantinya dari Dana Desa yang telah tersusun di dalam APBDes desa. Program pengobatan nantinya yang bisa dipergunakan maksimal dua kali dalam satu bulan dan hanya berlaku pengobatan untuk tempat berobat (Puskesmas) dalam satu kecamatan. Acara dihadiri oleh Bupati Pacitan beserta staf ahli dan semua Kepala Dinas OPD kabupaten Pacitan. Sementara itu dari wilayah kecamatan jajaran Forkonpinca, kepala UPT dan undangan serta warga masyarakat sekitar. Setelah Launching selesai dilanjutkan peninjauan ke lokasi pembuatan jalan baru yang merupakan jalan tembus antara kecamatan Bandar melalui dusun Gondanglegi desa Tumpuk ke kecamatan Badegan kabupaten Ponorogo. (kangjoemari/bandar.news)

Updated: 11 Februari 2020 — 6:19 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *